TELEPATHY
Mungkin buku kecil ini akan menarik minat seseorang yang barangkali bertahun-tahun kemudian menjadi salah satu dari mereka yang akan menertibkan kekacauan dalam bidang pemikiran manusia yang menakjubkan ini. Ada ruang untuk pekerja dan simpatisan yang bersungguh-sungguh—kita belum memasuki tahap telepati taman kanak-kanak. Dua puluh tahun mendatang kitaakan menyaksikan kemajuan besar.
Sementara itu, mari kita berpikir, mempelajari, menyelidiki, dan bereksperimen, kalau kita mau—mari kita anggap teori sebagai pengganti sementara, sampai terbukti sebagai hukum atau prinsip—mari kita sambut kebenaran di mana pun itu ditemukan—mari kita menumbuhkan kepedulian tanpa menghiraukan nama-nama dan klaim-klaim yang disuarakan secara lantang, tetapi selalu waspada terhadap fakta fakta, tak peduli siapa yang menyodorkan fakta-fakta itu dan tanpa peduli dinamai apa fakta-fakta itu—dan, di atas semua itu, marilah kita tetap berpikiran terbuka dan punya niat memberi tempat kepada pemikiran yang jujur, dan bersikap murah hati singkatnya, “membuat kesepakatan yang adil”— untuk semua investigasi yang jujur dan tulus.
Tenangkan Hatimu, Sertakan Allah di Setiap Langkahmu
Tidak apa-apa jika masih belum bisa merespons sikap orang lain dengan hati lapang. Kita hanya perlu belajar lagi di kemudian hari supaya tidak mudah disakiti.
Berbaik hatilah kepada diri sendiri dengan berhenti menjadi orang yang enggak enakan.
TERIMA KASIH SUDAH MENGATAKANNYA
Semakin memikirkan perkataan seseorang, semakin membuat kita berpikir yang tidak-tidak, terlebih perkataan yang tidak mengenakkan hati, bukan? Disakiti oleh perkataan seseorang berarti kata-kata dan hati kita lemah. Dalam hal ini, bukankah kita juga harus sadar diri dengan apa yang kita katakan? Sebab, setiap orang memiliki bagian yang mudah rusak—bukan karena sensitif atau lemah.
Apakah ada cara untuk melindungi hati dari kata-kata yang tak terhitung jumlahnya, juga melindungi hubungan dalam banyak hubungan manusia?
Tentu saja ada. Buku ini berisi berbagai cara berkomunikasi, khususnya ucapan yang melindungi diri serta membantu jalinan hubungan dengan orang lain dari kejadian yang pernah dialami. Sebab, ucapan adalah hal yang baik. Terkadang, ucapan dapat menjadi luka pada hati kita. Jika hanya memfokuskan diri pada ucapan yang menyakitkan, maka hal-hal baik yang sesungguhnya akan terlewatkan.
THE ADVENTURES OF SHERLOCK HOLMES
“You see, but you do not observe.
The distinction is clear.”
—Sherlock Holmes—
THE ART OF EXPRESSION
Setiap orang mengekspresikan diri lewat sebuah cara; sering dengan cara yang sangat buruk. Bagi sebagian orang, proses ekspresi itu mudah dan menyenangkan, sedangkan bagi yang lain kata-kata tidak dapat dialirkan dengan mudah, dan kalimat-kalimat gagal menyuntikkan semangat dan makna pemikiran atau ide di baliknya. Ini tidak selalu muncul dari kenyataan bahwa orang tersebut tidak memiliki ide atau pemikiran yang jelas; sebab, sebaliknya, banyak orang yang berpikiran sangat jernih mendapati diri mereka tak mampu mentransmutasikan ide-ide mereka menjadi kata-kata, dan gagal mengekspresikan diri mereka dengan kejernihan, kekuatan dan efek yang menjadi hak ciptaan mental mereka.
Hanya ada sedikit orang yang tidak merasa terkendala dalam mengungkapkan ide dan pikiran mereka karena kurangnya pemahaman atas prinsip-prinsip dasar Seni Ekspresi. Prinsip prinsip dasar ini sederhana, dan metode penerapannya bisa diterapkan dengan mudah.
THE BOOK OF OVERTHINKING
Overthinking juga dikenal sebagai khawatir atau merenung; merupakan bentuk kecemasan yang diderita banyak orang.
Psikolog dan penulis buku terlaris, Gwendoline Smith, menjelaskan dalam bahasa yang jelas dan sederhana konsep , dampak positif overthinking dan negatif, kebenaran tentang kekhawatiran, serta bagaimana menghadapi “virus pikiran” yang menahan Anda. Dia membantu memahami apa yang terjadi di kepala Anda, menggunakan humor, banyak contoh dan anekdot, juga menawarkan strategi yang kuat untuk mengatasi masalah Anda.
Berdasarkan teori perilaku kognitif, buku ini akan membantu Anda dalam semua bidang utama kehidupan Anda: dari kehidupan pribadi hingga hubungan dan pekerjaan.
THE CASE BOOK OF SHERLOCK HOLMES
“Having gathered these facts, Watson, I smoked several pipes over them, trying to separate those which were crucial from others which were merely incidental.”
—Sherlock Holmes—
The First Frost
Tidak pernah bertemu sejak lulus sekolah, tiba-tiba Wen Yifan bertemu lagi dengan Sang Yan di sebuah bar baru dekat kantornya. Pertemuan itu membuat Wen Yifan mengingat kenangan-kenangan lama mereka. Namun, Wen Yifan tak terlalu mengindahkan pertemuan itu.