“Aku udah mati, ya?”
Lugunya Renata bertanya, yang tentu saja dijawab oleh kekehan geli pria itu. “Hopefully not. Your death might cause major problem. For me.”
Spontan, Renata ikut menarik seutas senyum di bibirnya yang nyeri karena sobekan fatal. Kecil, tetapi cukup terlihat. Renata lega, ingatan itulah yang menjadi penutup hidupnya alih-alih sebuah fakta bahwa ia meledak bersama rongsokan bekas kecelakaan jalanan beraspal.
Buku ini berisi puluhan prosa yang menjadi karya terbaru dari Bernard Batubara telah memulai menulis sejak tahun 2007. Kalimat serta ilustrasi yang menarik disuguhkan di dalam buku ini. Buku ini merupakan buku yang ke-15 dari Bernard Batubara. Selamat Membaca!
“Aku bisa mengerti, tidak mudah baginya untuk mengingat. Tidak mudah baginya untuk memanggil masa lalu. Mengingat adalah kerja masa kini yang mungkin melelahkannya. Sedangkan masa lalu adalah belukar lampau yang terus hidup, tumbuh, dengan cara rumit dan sedih, di sebuah tempat yang sulit dijangkau. Mengingat dan masa lalu, adalah dua hal yang terpilin, dan sama-sama berdebu.”
“Kami bertujuh, sering disebut orang sebagai 'lingkar tujuh'. Sebutan 'lingkar tujuh' berarti memuat makna kepada orang lain: hati-hati, itu tujuh anak angkat Bapa yang sangat disayang, dan dianggap yang kelak akan menguasai sindikat besar yang sedang dipimpinnya. Sebuah lingkar utama. Bapa bukan hanya punya ratusan atau bahkan ribuan anak buah, tapi juga puluhan anak angkat yang tersebar di banyak wilayah. Ada 'lingkar delapan belas' yang ada di wilayah selatan, ada 'lingkar dua belas' yang ada di wilayah barat, ada juga 'lingkar dua puluh' di tenggara. Tapi 'lingkar tujuh' adalah lingkar utama. Selain karena kami tinggal satu kota dengan Bapa, kami adalah anak angkat yang tinggal dari kecil di satu kompleks tempat tinggalnya.”
“Semenjak itu kami tak pernah lagi belajar berdoa, karena kami melihat setiap orang yang akan saling berbunuhan juga berdoa bahkan dengan berteriak nyaring. Kami sudah tak punya lagi air mata. Tak ada lagi yang mengajari kami menyanyi, ilmu bumi apalagi rumus-rumus matematika. Ketika semuanya telah reda, yang tertinggal hanya sedikit, termasuk kami yang hidup.”
Sebuah Seni untuk Memahami Kekasih, merupakan buku termutakhir yang ditulis oleh Agus Mulyadi. Buku ini merangkum tiga puluh delapan kisah perjalanan cinta Agus dan Kalis yang—mungkin—sangat inspiratif dan layak diteladani bagi pasangan muda mudi masa kini.
Ini merupakan buku yang penuh kenarsisan dan sangat megalomaniak. Konon menurutnya, kisah-kisah perjalanan cinta dan kelucuannya bersama Kalis sangat sayang jika hanya disimpan untuk dirinya sendiri.
bagaimanakah cerita cinta Rachel terhadap Rezky yang sudah tumbuh sejak 5 tahun lalu? Bagaimanakah kisah cinta Rachel akan berujung? Akankah rasa suka Rachel sejak 5 tahun terhadap Rezky tersampaikan?
Oh Sehun, seorang mafia kaya raya dengan kepribadian kejam dan seenaknya. Perawakannya yang sempurna menjadikan Sehun selalu dikagumi oleh banyak perempuan. Sehun yang berjiwa penakluk, sangat ambisius, dan berhasrat untuk selalu mendapatkan semua yang diinginkan, kali ini benar-benar merasa tertantang lantaran secara tak sengaja dirinya bertemu dengan seorang gadis bertubuh mungil yang menyelamatkan hidupnya dari upaya pembunuhan berencana.