Lihat Keranjang Belanja “Petualangan Don Quixote” telah dimasukkan kedalam keranjang belanja buku anda.
Back Cover
Baca Sekilas

Dreamgaze

Tujuh tahun berlalu. Tahun 2028, Kiona telah menjelma menjadi penulis novel bestseller berjudul Dreamgaze. Hidupnya tampak utuh, hingga suatu hari sepulang dari acara meet and greet, ia menerima sebuah paket misterius. Di dalamnya terdapat kaset berisi delapan lagu bertajuk “Rembulan”, sebuah eksemplar Dreamgaze yang telah lusuh, dan sepucuk surat. Pengirimnya adalah Abim. Lagu-lagu itu ternyata ditulis khusus untuknya, menyimpan kata-kata yang tak pernah sempat diucapkan.

Kisah ini adalah cerita tentang cinta pertama yang tak terbalas, persahabatan yang sunyi, luka yang disembuhkan diam-diam, dan pertemuan kembali setelah waktu memisahkan segalanya. Sebuah perjalanan nostalgia yang hangat dan melankolis, tentang bagaimana kenangan remaja terus hidup, bahkan ketika kita tumbuh dan berubah.

Rp109.000

Browse Wishlist
SKU: P000535 Kategori:
Berat 1 kg
Dimensions 2 x 13 x 19 cm
Penulis

Rinai Senja

Penerbit

Aria Media Imprin Shira Media Group

Review Buku

Belum ada yang mereview buku ini.

Yuk review buku: “Dreamgaze”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Review dari tim redaksi:

Kiona dan Abim bertemu di masa SMA, tahun 2021, di ruang-ruang kecil yang akrab dan sederhana. Klub mading, kelas bimbel, promnight, toko es krim langganan, dan jalanan yang selalu dipenuhi kucing liar menjadi saksi kedekatan mereka. Kiona menulis dan menempelkan ceritanya di mading sekolah, sementara Abim hadir sebagai teman terdekat sekaligus tempat bersandar, terutama setelah ayah Kiona meninggal. Di balik kebersamaan itu, Kiona memendam rasa yang tak pernah berani ia ucapkan.

Kedekatan mereka makin kuat ketika klub mading berani membongkar kasus pelecehan seksual yang melibatkan guru di sekolahnya. Keberanian itu lahir dari luka lama, terinspirasi oleh kisah Ocha, sahabat Abim, yang meninggal karena kasus serupa. Namun, pada malam promnight yang seharusnya menjadi titik terang, Kiona justru mendengar kabar bahwa Abim telah menjalin hubungan dengan Keffa, adik kelas yang pernah ia tolong. Sejak malam itu, jarak pun bertumbuh, dan akhirnya mereka benar-benar kehilangan kontak ketika Kiona pindah kuliah ke Yogyakarta.